Yang kamu cari, dekat. Tapi kamu mencarinya di tempat yang bising.
 
Kamu terus berjalan. Tanpa sadar, menjauh dari dirimu sendiri.
 
Lelah itu nyata. Tapi kamu tak tahu asalnya dari mana.
 
Kamu hanya belum diam cukup lama. Untuk mendengar yang selama ini memanggilmu.
 
Di dalam hening, semuanya menjadi jelas. Bukan dunia yang berubah—kamu yang pulang.
 
Itulah rumahmu. Tempat yang tak pernah benar-benar kamu tinggalkan.
 
Kembali. Tidak ke mana-mana—hanya ke dirimu yang utuh.